Langsung ke konten utama

Cerita terkait dengan Hari nyepi | Kisah Bangsa Saka

(Pura Adityajaya Rawamangun, Jakarta Timur)

         Zaman dahulu bangsa-bangsa di Asia tidak harmonis, ketidakharmonisan disebabkan karena keinginan bangsa-bangsa di Asia untuk menjadi penguasa. Bangsa Saka merupakan salah satu bangsa di Asia yang dikalahkan oleh bangsa lain dalam peperangan. Bangsa Saka yang kalah perang mengembara ke seluruh Asia, bangsa Saka yang ramah dan memiliki misi perdamaian dengan mudah bersosialisasi dan berbaur dengan masyarakat dimana mereka tinggal. 

        Bangsa Saka adalah bangsa yang memiliki seni budaya yang tinggi dan memiliki konsep ketatanegaraan yang terbuka, mampu menyentuh Bangsa Pahlava yang menjadi penguasa Asia pada zaman itu. Bangsa Saka mampu mempengaruhi penguasa untuk mengubah pola perjuangannya dari kekerasan menjadi pola diplomasi, sehingga terjadi keharmonisan antara bangsa-bangsa yang tadinya bermusuhan.

        Pada masa pemerintahan Raja Kaniska I, bangsa-bangsa di Asia hidup harmonis. Kehidupan bangsa Asia harmonis karena semakin banyaknya tokoh-tokoh pada masa itu menggunakan misi perdamaian bangsa Saka, sehingga Raja Kaniska II yang pada tahun 78 Masehi menetapkan tahun baru sebagai pencerahan bangsabangsa yang berdamai. 

        Raja Kaniska II memberikan penghargaan kepada bangsa Saka yang memelopori pergerakan perdamaian menjadi Tahun Baru Saka, yang diperingati secara serentak oleh seluruh negeri. Perayaan Tahun Baru Saka dirayakan dengan hikmat melalui tapa brata samadhi.



#nyepi #harisuci #hindu #nyepidijakarta

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dharma Di Era Milenial (Wayan Tantre Awiyane)

(Dokumentasi Pribadi) Om Swastyastu Om Anobadrah Krtawyantu wiswatah Kepada yang telah disucikan pinandita lanang istri Kepada yang terhormat para tokoh yang hadir pada kesempatan ini Kepada yang saya hormati dan saya banggakan banggakan umat sedharma yang berbahagia. Terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya, Pada kesempatan yang baik ini saya akan menyampaikan pesan dharma, semoga pesan dharma ini dapat menambah wawasan dan tentunya bermanfaat bagi kita semua. Pertama-tama marilah kita haturkan puja Asthungkare kita kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena atas Ashungkerta waranugraha beliaulah   kita dapat berkumpul bersama-sama di pura Aditya Jaya Rawamangun yang suci ini dalam keadaan yang sehat, selamat, serta tanpa kekurangan suatu apapun. Yang kedua tidak lupa juga kita marilah haturkan puja Astuti bhakti kita kehadapan para leluhur, maha Rsi serta para guru yang telah membimbing kita hingga pada kesempatan ini. Pada penyampaian pesan...

Tri Pramana (Wayan Tantre Awiyane)

(Dokumentasi Pribadi) Om Swastyastu Om Anobadrah Krtawyantu wiswatah Kepada yang telah disucikan pinandita lanang istri Kepada yang terhormat para tokoh yang hadir pada kesempatan ini Kepada yang saya hormati dan saya banggakan umat sedharma yang berbahagia. Terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya, Pada kesempatan   ini saya akan menyampaikan pesan dharma, semoga pesan dharma ini dapat menambah wawasan dan tentunya bermanfaat bagi kita semua. Pertama-tama marilah kita   senantiasa menghaturkan puja Asthungkare kita kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena atas Ashungkerta waranugraha beliaulah   kita dapat berkumpul bersama-sama di pura Aditya Jaya Rawamangun yang suci ini dalam keadaan yang sehat, selamat, serta tanpa kekurangan suatu apapun. Yang kedua tidak lupa juga kita marilah haturkan puja Astuti bhakti kita kehadapan para leluhur, maha Rsi serta para guru yang telah membimbing kita hingga pada kesempatan ini. Pada peny...
Melalui surat ini Koko Jali dan Lembaga Daya Dharma (LDD) Katerdal Jakarta melakukan kegiatan kunjungan wisata kebhinekaan kepada Pura Aditya sebagai bagian dari terus melestarikan nilai-nilai nasionalisme dan toleransi bangsa Indonesia. Adapun kegiatan ini akan dilaksanakan :  Hari, tanggal : Sabtu, 26 Oktober 2019  Pukul : 09.00-13.00 WIB  Durasi : 30 Menit  Peserta : 50 peserta Difabel Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar, Pengurus pura bekerbe sama dengan penyuluh agama Hindu yang bertugas di Pura  Adityajaya yakni Wayan Tantre Awiyane,  Sedangkan perwakilan dari pengurus pura adalah bapak Gusti Ngurah Udayana, Serta dari pihak pinandipi diwakili oleh Pinandita Agung Nugraha.